Kamis, 24 November 2011

Proses Organisasi 0

Proses organisasi yaitu aktivitas-aktivitas utama yang dilakukan dalam suatu organisasi.Proses dalam kamus bahasa Indonesia berarti rangkaian suatu tindakan. Sedangkan proses dalam buku organisasi karamgan Gibso Invancevich Donnelly adalah berkenaan dengan aktifitas yang memberi kehidupan pada skema organisasi tersebut. Proses organisasi merupakan jiwa bagi struktur organisasi.

Jika proses tersebut tidak berjalan dan berfungsi dengan baik,maka masalah tidak pernah yang tidak pernah diharapkan akan timbul dalam sebuah organisasi.



Adapun model organisasi yang akan kita bahas disini ada empat proses prilaku yang nanti akan menyumbangkan prestasi pada organisasi yang efektif. Empat proses tersebut yaitu komunikasi, pengambilan keputusan, evaluasi prestasi, sosialisasi dan karir.

Model-model dalam proses organisasi

1. Proses Mempengaruhi

Komunikasi menduduki tempat yang utama karena susunan keluasan dan cakupan organisasi secara keseluruhan ditentukan oleh tehnik komunikasi. Dari sudut pandang ini komunikasi adalah suatu proses sosial yag mempunyai relevansi terluas didalam memfungsikan setiap kelompok, organisasi atau masyarakat.

Kelangsungan hidup organisasi berkaitan dengan kemampuan manajemen untuk menerima, menyampaikan, dan meleksanakan komunikasi. Proses organisasi menghubungkan organisasi dengan lingkungannya termasuk bagian-bagiannya. Informasi mengalir ke organisasi dan dari organisasi, termasuk di dalam organisasi itu sendiri.

Komunikasi diartikan sebagai proses penyampaian informasi atau pengiriman kepada penerima informasi. Dengan demikian penerimaan informasi harus memahami isi informasi yang di terimanya, sebaliknya apabila penerimaan informasi tidak memahami informasi yang di berikan oleh pemberi informasi berarti tidak terjadi komunikasi yang efektif yang pada akhirnya dapat menimbulkan suatu konflik. 


Disamping itu apabila komunikasi dipandang sebagai suatu proses, ada tiga elemen pokok yang saling berkaitan yang terdapat pada setiap terjadinya suatu komunikasi, yaitu sender (sumber berita), message(pesan), dan receiver (penerimaan berita). Apabila salah satunya dari ketiga elemen tersebut tidak ada, maka komunikasi tersebut tidak akan terjadi. Untuk itu terdapat delapan unsur pokok di dalam proses komunikasi.

1. Pengiriman atau sumber (sender)
2. Enconding
3. Message
4. Chanel
5. Receiver
6. Recoding
7. Noise
8. Feedback

2. Proses Pengambilan Keputusan

Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui suatu proses. Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan.

Pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori (berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam pikiran maupun dalam kegiatan oprasioal pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :

a. Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
b. Melalui analisis data
c. Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
d. Mengoperasionalkan keputusan menjadi kegiatan
e. Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data operasional yang baru

Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai berikut :

a. Tetapkan masalah
b. Identifikasi kriteria keputusan
c. Alokasikan bobot pada kriteria
d. Kembangkan alternatif
e. Evaluasi alternative
f. Pilih alternative terbaik

Selengkapnya...

Konflik Dalam Suatu Organisasi 0

Konflik merupakan hal yang tida bisa dihindari dalam sebuah organisasi yang disebabkan oleh banyak faktor yang pada intinya karena organisasi terbentuk dari banyak individu dan kelompok yang memiliki sifat &tujuan yang berbeda satu sama lain. Konflik antar suatu organisasian adanya konflik yang terjadi antara organisasi yang satu dengan yang lain, karena adanya ketidakcocokan suatu bandan terhadap kinerja suatu organisasi. 

Dan sebab seban terjadinya konflik bisa kita bagi menjadi 5 bagian :

  1. Persaingan terhadap sumber-sumber daya yang langka.
  2. Ketergantungan tugas.
  3. Kekaburan batas-batas bidang kerja.
  4. Kriteria kinerja yang tidak sesuai.
  5. Perbedaan-perbedaan tujuan dan prioritas. 
Ada macam-macam konflik dalam organisasi :
  1. Konflik antar individu dengan individu
  2. Konflik antar individu dengan kelompok
  3. Konflik antar kelompok dengan kelompok
Berikut contoh konflik dalam organisasi

Dalam bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara negara lain dianggap sebagai bentuk konflik  ini biasanya disebut persaingan. konflik ini berdasarkan pegalaman ternyata telah menyebabkan pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan pemanfaatan sumber daya dengan cara lebih efesien. Selengkapnya...

Kamis, 27 Oktober 2011

Macam Organisasi Dari Segi Tujuan 0

1. PENDAHULUAN

Organisasi didirikan oleh sekelompok orang tentu memiliki alasan. Seorang pakar bernama Herbert G. Hicks mengemukakan dua alasan mengapa orang memilih untuk berorganisasi:

a. Alasan Sosial (social reason), sebagai “zoon politicon ” artinya mahluk yang hidup secara berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi.

b. Alasan Materi (material reason), melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu:

  1. Dapat memperbesar kemampuannya
  2. Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan sebuah organisasi. 
  3. Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah dihimpun. Ditinjau dari segi tujuan, organisasi tediri dari Organisasi Niaga (Perseroan Terbatas, CV, Joint Ventura, Fa, Koperasi, Trust, Kartel, Holding Company), Organisasi Sosial maupun Organisasi Regional dan Internasional. Makalah ini akan menjelaskan tentang macam-macam organisasi dari segi tujuan agar kita dapat memahami pengertian, ciri dan sifat, keuntungan dan keburukan dari tiap-tiap organisasi.

2. PEMBAHASAN

MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN

1. ORGANISASI NIAGA

Organisasi Niaga adalah suatu organisasi yang memiliki tujuan utama untuk
mencari keuntungan. Berikut adalah macam-macam organisasi niaga :
  1. Perseroan Terbatas (PT)
  2. Perseroan Komanditer (CV)
  3. Firma (FA)
  4. Koperasi
  5. Join Ventura
  6. Trust
  7. Kartel
  8. Holding Company

1.1. PERSEROAN TERBATAS (PT)

Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.
ciri dan sifat pt :
  •  kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  • modal dan ukuran perusahaan besar
  • kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
  • dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • kepemilikan mudah berpindah tangan
  • mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  • keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  • kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • sulit untuk membubarkan pt
  • pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

1.2. PERSEROAN KOMANDITER (CV)

CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
ciri dan sifat cv :
  • sulit untuk menarik modal yang telah disetor
  • modal besar karena didirikan banyak pihak
  • mudah mendapatkan kridit pinjaman
  • ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
  • relatif mudah untuk didirikan
  • kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu
Jenis-jenis CV
  • komanditer murni
Bentuk ini merupakan persekutuan komanditer yang pertama. Dalam persekutuan ini hanya terdapat satu sekutu komplementer, sedangkan yang lainnya adalah sekutu komanditer.
  • komanditer campuran
Bentuk ini umumnya berasal dari bentuk firma bila firma membutuhkan tambahan modal. Sekutu firma menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain atau sekutu tambahan menjadi sekutu komanditer.
  • komanditer bersaham
Persekutuan komanditer bentuk ini mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan dan sekutu komplementer maupun sekutu komanditer mengambil satu saham atau lebih. Tujuan dikeluarkannya saham ini adalah untuk menghindari terjadinya modal beku karena dalam persekutuan komanditer tidak mudah untuk menarik kembali modal yang telah disetorkan.

1.3 FIRMA (FA)

Firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama, dalam mana tanggung jawab masing-masing anggota firma (disebut firmant) tidak terbatas; sedangkan laba yang akan diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi bersama-sama. Demikian pula halnya jika menderita rugi, semuanya ikut menanggung (Basu Swastha, 1988:55).

Menurut Manulang (1975) persekutuan dengan firma adalah persekutuan untuk menjalankan perusahaan dengan memakai nama bersama. Jadi ada beberapa orang yang bersekutu untuk menjalankan suatu perusahaan. Nama perusahaan seperti umumnya adalah nama dari salah seorang sekutu.
Ketentuan-ketentuan tentang firma ini diatur dalam pasal 16 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek van Koophandel) yang bunyinya “Perseroan di bawah firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan di bawah nama bersama”.

Selain itu pasal 18 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang menyebutkan inti dari firma yaitu bahwa tiap-tiap anggota saling menanggung dan untuk semuanya bertanggung jawab terhadap perjanjian firma tersebut. Agar lebih jelas, peraturan-peraturan tersebut diperkuat oleh pasal 16 dan 18 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Bulgerlijk Wetboek) yang menyatakan bahwa persekutuan adalah suatu perjanjian, dimana dua orang atau lebih sepakat untuk bersama-sama mengumpulkan sesuatu dengan maksud supaya laba yang diperoleh dari itu dibagi antara mereka.

Walaupun para anggota mempunyai kesatuan nama dalam menjalankan usahanya dan perusahaan mempunyai kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan masing-masing anggota, namun pada umumnya firma bukanlah badan hukum, melainkan sebagai sebutan dari anggota bersama-sama. Ini disebabkan karena masing-masing anggota dengan seluruh harta benda pribadinya bertanggung jawab atas semua utang perusahaan. Sedangkan badan hukum mempunyai pengertian bahwa tanggung jawab para anggota terhadap utang perusahaan itu hanya terbatas pada kekayaan dari badan hukum bersangkutan.

Untuk mendirikan persekutuan dengan firma, maka mereka yang bersekutu dapat mendirikan dengan membuat suatu akte resmi. Akte tersebut memuat tentang apa yang sudah disetujui mereka bersama-sama, seperti nama perusahaan yang mereka dirikan, besarnya modal tiap sekutu, dll. Selanjutnya akte tersebut harus didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri dan mengumumkan di dalam BNRI. Yang harus didaftarkan ialah akte pendiriannya atau sebuah ikhtisar resmi dari akte itu. Ikhtisar resmi tersebut memuat hal sebagi berikut:

  1. Nama, nama kecil, pekerjaan dan tempat kediaman para firmant (sekutu)
  2. Penunjukan tentang firma yaitu nama bersama dengan keterangan apakah persekutuan itu adalah umum atau terbatas untuk menjalankan sebuah cabang perusahaan.
  3. Penunjukan para firmant yang tidak dikuasakan menandatangani bagi persekutuan.
  4. Saat mulainya dan akan berakhirnya persekutuan.
Ikhtisar resmi dari akte pendirian itu sebagaimana sudah dikatakan harus diumumkan di dalam BNRI. Jika kedua tersebut diabaikan (tidak mendaftarkan dan mengumumkan), maka ini berarti bahwa persekutuan bekerja dalam segala lapangan, persekutuan didirikan untuk waktu yang tidak terbatas dan tiap sekutu berhak menandatangani dan berbuat perbuatan hukum bagi persekutuannya.

Ciri –ciri bentuk badan usaha firma

a. Anggota firma biasanya sudah saling mengenal dan saling mempercayai.

b. Perjanjian firma dapat dilakukan di hadapan notaris maupun di bawah tangan.

c. Memakai nama bersama dalam kegiatan usaha.

d. Adanya tanggung jawab dan resiko kerugian yang tidak terbatas.

Kebaikan-kebaikan Firma

a. Jumlah modalnya relatif besar dari usaha perseorangan sehingga lebih mudah untuk memperluas usahanya.

b. Lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar.

c. Kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagian kerja di antara para anggota. Disamping itu, semua keputusan di ambil bersama-sama.

d. Tergabung alasan-alasan rasional.

e. Perhatian sekutu yang sungguh-sungguh pada perusahaan

Keburukan Firma

a. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan. Sebagai contoh, dapat dilihat bentuk berikut ini:

Anggota Investasi Dalam
Toko Pengecer Kekayaan
Pribadi
A Rp. 400.000
B Rp. 200.000
C Rp. 100.000

Dengan berbagai macam alasan, toko tersebut mempunyai hutang sebesar Rp. 800.000. modal yang ditanamkan oleh para anggota hanya sebesar Rp. 700.000 dipakai untuk melunasi hutang tersebut. Sisa hutang sebesar Rp. 100.000 harus dibayar dari kekayaan pribadi. Karena A dan B tidak memiliki kekayaan pribadi, maka sisa hutang tersebut harus dibayar oleh C.

b. Pimpinan dipegang oleh lebih dari satu orang. Hal yang demikian ini memungkinkan timbulnya perselisihan  paham diantara para sekutu.

c. Kesalahan seorang firmant harus ditanggung bersama.

1.4 KOPERASI

Koperasi adalah merupakan singkatan dari kata ko / co dan operasi / operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Berikut di bawah ini adalah landasan koperasi indonesia yang melandasi aktifitas koprasi di indonesia.
  • Landasan Idiil = Pancasila
  • Landasan Mental = Setia kawan dan kesadaran diri sendiri
  • Landasan Struktural dan gerak = UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1
A. Fungsi Koperasi / Koprasi
  1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
  2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
  3. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia
  4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
B. Peran dan Tugas Koperasi / Koprasi
  1. Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat indonesia
  2. Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia
  3. Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada

1.5 JOINT VENTURE

Joint Venture adalah kerjasama diantara dua orang atau badan usaha atau lebih untuk mengusahakan tertentu, karakteristik :
  • Waktunya terbatas
  • Masing-masing pihak dapat menyerahkan kontribusi baik berupa uang atau barang
  • Keuntungan atau kerugian dibagi sama
  • Untuk pihak-pihak yang berjasa diperhitungkan terlebih dahulu bunga modal, komisi, bonus dan lain-lain
  • Pimpinan usaha Joint Venture disebut ”managing partner” yang mempunyai kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan menyajikan laporan keuangan.
Akuntansi untuk Joint Venture
Terdapat dua metode, yaitu :
  1.  Buku-buku diselenggarakan terpisah dari pembukuan masing-masing anggota
  2. Rekening-rekening tiap transaksi dicatat dalam buku masing-masing anggota
Akuntansi untuk Joint Venture yang diselenggarakan secara terpisah dari pembukuan masing-masing anggota
Joint Venture dianggap sebagai unit usaha yang terpisah dari pemiliknya. Rekening-rekening pembukuan di dalam Joint Venture meliputi rekening-rekening Aktiva, Hutang, Pendapatan, Biaya-biaya dan Modal yang diselenggarakan untuk tiap-tiap anggota. Saldo kredit rekening modal anggota di dalam Joint Venture, pada prinsipnya harus sama dengan saldo debit ”Rekening Investasinya” di dalam pembukuan yang diselenggarakan oleh anggota yang bersangkutan.

Akuntansi untuk Joint Venture tidak diselenggarakan secara terpisah
Masing-masing anggota harus mempunyai rekening Joint Venture pada buku-bukunya. Rekening Joint Venture didebit untuk semua biaya-biaya, dan dikredit untuk semua pendapatan-pendapatan dari Joint Venture. Saldo kredit atau sebaliknya di dalam rekening Joint Venture merupakan laba atau sebaliknya rugi Joint Venture tersebut. Meskipun masing-masing partner mencatat transaksi-transaksi yang terjadi, pada buku managing partner tetap harus dibentuk rekening-rekening aktiva dan hutang Joint Venture tersendiri. Seperti misalnya, rekening-rekening : Kas-Joint Venture, Piutang-Joint Venture, Hutang-Joint Venture, dll.

Masing-masing anggota selain managing partner hanya mencatat setoran modal (penyertaan) dari para anggota dan terjadinya transaksi biaya dan pendapatan-pendapatan yang mempengaruhi hak-hak penyertaan mereka. Sedang untuk transaksi-transaksi yang sifatnya hanya merupakan bentuk (konversi) dari aktiva yang satu ke aktiva yang lainnya atau dari hutang tertentu kepada hutang lainnya tidak dicatat di dalam rekening-rekening pembukuannya.

Kerjasama yang belum selesai (Uncomplete Venture), apabila pembukuan Joint Venture tidak diselenggarakan secara terpisah Apabila sampai pada akhir periode akuntansi, suatu persetujuan Joint Venture belum bisa diakhiri, untuk keperluan penutupan buku-buku masing-masing partner, maka perlu ada perhitungan laba (rugi) Joint Venture. Menurut keterntuannya Joint Venture baru dapat menghitung rugi laba, apabila usaha yang menjadi obyeknya sudah selesai. Apabila Joint Venture diadakan diantara pengusaha-pengusaha atau perusahaan yang sudah memiliki pembukuan yang sudah teratur, maka pada tiap-tipa akhir periode akuntansi perlu keterangan yang lengkap tentang hasil-hasil operasi perusahaan seluruhnya. Dalam hal pembukuan Joint Venture tidak diselenggarakan secara terpisah, maka hak-hak para anggota di dalam Joint Venture pada setiap saat dapat ditentukan (dihitung) dari saldo rekening-rekening yang menyangkut aktivitas Joint Venture.

Hak-hak para anggota adalah merupakan selisih antara jumlah komulatif semua rekening yang mempunyai saldo debit dengan jumlah komulatif semua rekening yang mempunyai saldo kredit dari pembukuan yang diselenggarakan oleh anggota yang bersangkutan

1.6 TRUST

Suatu bentuk penggabungan atau kerjasama perusahaan secara horizontal untuk membatasi persaingan maupun rasionalisasi dalam bidang produksi dan penjualan.

1.7 KARTEL

Adalah bentuk kerjasama perusahaan dengan produksi barang dan jasa sejenis yang didasarkan perjanjian bersama untuk mengurangi persaingan. Kartel di bagi dalam beberapa bentuk : Kartel Kondisi (syarat), Kartel Harga, Kartel Produksi, Kartel Daerah dan Kartel Pembagian Laba.
1.8 Holding Company / Perusahaan Induk
Perusahaan yang berbentuk corp, yang menguasai sebagian besar saham dari
beberapa perusahaan.

2. ORGANISASI SOSIAL

Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Ciri-ciri organisasi sosial
Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1.  Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
  3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
  4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:
  1.  Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
  2. Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
  3. Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.

3. ORGANISASI REGIONAL DAN INTERNASIONAL

A. ORGANISASI REGIONAL

Organisasi Regional merupakan organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa Negara tertentu saja.
Contoh : ASEAN (Association of Southeast Asia Nations)

B. ORGANISASI INTERNASIONAL

Organisasi Internasional merupakan organisasi yang anggota-anggotanya meliputinegara di dunia.
Contoh : PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa)

Analisa :
Organizations can differentiate into several types, based on the terms of the organization's goals are divided into commercial organizations (Limited Liability Company, CV, Joint Venture, Fa, Cooperatives, Trusts, Cartels, Holding Company), Social Organization and the International and Regional Organizations. Each organization has different goals. By organizing can we achieve a goal together with other members of the organization so that the organization can train us for mutual co-operation and mutual trust.

Sumber : http://novatyas.blogspot.com/2010/10/macam-organisasi-dari-segi-tujuan.html
Selengkapnya...

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode 0

1. Pengertian Organisasi dan Metode
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai wadah, sekelompok manusisa untuk saling bekerja sama, dan proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama ynag efisien. Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien. Pengertian organisasi dan metode secatra lengkap adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan secara sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mancapai tujuan yang sah ditetapkan. Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :

* Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya
* Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen
* Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia
* Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan

Organisasi adalalah sekumpulan orang yang bekerja sama yang mempunyai tujuan yang sama dan mempunyai manajemen.dan setiap menajemen itu sendiri tidak pernah terlepas dari 4 hal ini di antaranya adalah:P,O,A,C. Yaitu:

* PLANING adalah perencanaan
* Organization adalah pengorganisasi
* Actuniety adalah penepatan sesuai prosedur
* Controling adalah pengawasan

Jadi sepintar apapun orang dengan beragam title dan sarjana jika ia membuat organisasi maka ia tak akan terlepas oleh 4 hal ini,karena ini selalu mencakupi untuk berjalannya roda organisasi itu sendiri.dan begitu banyak sekali macam-macam definisi organisasi itu sendiri dan saya hanya menjelaskan define umum organisi dari orang yang termuka diantaranya adalah:
Definisi organisasi:

* Menurut chester I bernand(suatu system kegiatan bersama antar 1 orang dan lebih daro 2 orang,sesuatu sifat yang tidak berwujud &tidak bersifat berseorangan dan sebagian besar mengenai hubungan)
* Menurut JOHN M.GOUS(tata hubungan antar orang-orang untuk untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas & dan bertanggung jawab atas tugasnya)
* Menurut JOMES D.MOONEY( bentuk kerjasama manusia untuk pencapai tujuan bersama)

Dan organisasi itu juga mempunyai pandangan diantaranya adalahsebagai pandangan wadah”tempat kegiatan dilaksanakan,dan juga sebagai proses”yaitu hubungan formil dan informal,dan sebagai system.
Organisasi sebagi wadah jadi wadah sebagai tempat pelaksanaan organisasi tersebut
Orgabisasi sebagai proses adalah memperhatikan interaksi atau kerjasama antar anggota dalam organisasi dan proses di bagi menjadi 2 yaitu proses formal dan proses informal
Dan proses formaladalah organisasi pola hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manejemen. Proses informal mempunyai 3 peranan yaitu:
1. untuk saran komunikasi
2. untuk engatur kerjasama
3. untuk memelihara kebebasan dalam bertindak

* Organisasise bagai system sosialsuatu system antar hubungan sesame manusia
* Sebagai system fungsional => antar fungsi fungsi yang dikaitkan secra tertentu &integral untuk mencapai tujuan organisasi
* Komunikasi yakni tata salura antar arus informasi dalam organisasi

2. Manajemen dan Organisasi
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan di pihak lain. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi asalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.

3. Manajemen dan Tata Kerja
Tata kerja mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, pada pokoknya pemakaian tatakerja ditunjukan untuk : menghindari terjadinya pemborosan didalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, menghindari kemaceta-kemacetan dan kesimpang siuran dalam proses pencapaian tujuan, menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara managemen dan tatakerja dapat diartikan seperti dibawah ini :
Manajemen menjelaskan perlunya ada proses keggiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diprtlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan. Sedangkan Tata Kerja menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu ynag tersedia.

4. Manajemen Organisai dan Tata Kerja

Eratnya relasi atau hubungan timbak balik antara ketiga hal diatas adalah :
a. Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan kerja sama antar manusia
b. Organisasi : alat bagi pencapain tujuan tersebut dan alat pengelompokan kerja sama
c. Tata Kerja : pola cara – cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_organisasi_dan_metode/bab1_arti_penting_organisasi_dan_metode.pdf
Selengkapnya...

CIRI-CIRI UNSUR DAN TEORI ORGANISASI 0

PENDAHULUAN

PENGERTIAN ORGANISASI

1.) Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia)

2.) Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota. (Janu Murdiyamoko dan Citra Handayani, Sosiologi untuk SMU Kelas I)

Pengertian organisasi berikut ini didapat dari artikel yang berjudul “Pengertian, Definisi dan Arti Organisasi – Organisasi Formal dan Informal – Belajar Online Lewat Internet Ilmu Manajemen” oleh godam64
tanggal 16 Februari 2008 http://http//organisasi.org/pengertian_definisi_dan_arti_organisasi_organisasi_formal_dan_informal_belajar_online_lewat_internet_ilmu_manajemen

3.) Menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

4.) Menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

5.) Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih
Selanjutnya, pengertian di bawah ini diambil dari Wikipedia, tanggal 16 Februari. Alamat web/halaman : http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi

6.) Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara.
Pengertian di bawah ini diperoleh dari artikel yang berjudul PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN STRESS DIHADAPKAN DENGAN KONSELING DALAM TINGKAT PRODUKTIFITAS DAN PRESTASI KERJA SUATU ORGANISASI oleh : Mistiani, S.sos, Puslitbang Strahan Balitbang Dephan http://buletinlitbang.dephan.go.id/index.asp?vnomor=18&mnorutisi=9 16 Februari

7.) Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.

Pengertian selanjutnya diperoleh dari artikel yang berjudul “Manajemen Konflik Dalam Organisasi” oleh fickry tanggal 16 Februari http://defickry.wordpress.com/2007/09/13/manajemen-konflik-dalam-organisasi/

8.) Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

9.) Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu (Kochler).

10.) Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.

CIRI-CIRI ORGANISASI

Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah

- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)

- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)

- Adanya tujuan

- Adanya sasaran

- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati

- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

UNSUR-UNSUR ORGANISASI

Unsur-Unsur dan Bentuk Organisasi

Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :

1. Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.

4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :

a.) Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.

b.) Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.

c.) Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi : a). Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi b). Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi. c). Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi. d). Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6. Kekayaan Alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.

Bentuk-Bentuk Organisasi

1. Ditinjau dari Jumlah Pucuk Pimpinan

a.) Bentuk organisasi tunggal adalah organisasi yang pucuk pimpinannya ada di tangan seorang. Sebutan jabatan untuk bentuk tunggal antara lain Presiden, Direktur, Kepala, Ketua; di dalam struktur organisasi pemerintahan dikenal sebutan jabatan Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Walikotamadya, Camat, Lurah; dalam struktur organisasi perguruan tinggi dikenal sebutan jabatan Rektor, Dekan.

b.) Bentuk organisasi jamak adalah organisasi yang pucuk pimpinannya ada di tangan beberapa orang sebagai satu kesatuan. Sebutan jabatan yang digunakan antara lain Presidium, Direksi, Direktorium, Dewan, Majelis.

2. Ditinjau dari Saluran Wewenang

a). Bentuk organisasi jalur adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan, baik pekerjaan pokok maupun pekerjaan bantuan.

b). Bentuk organisasi fungsional adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu; pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya.

c). Bentuk organisasi jalur dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan baik pekerjaan pokok maupun pekerjaan bantuan; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan satuan organisasi yang memerlukan diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang keahlian tertentu.

d). Bentuk organisasi fungsional dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja dapat memerintah semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan satuan diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.

e). Bentuk organisasi fungsional dan jalur adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja.

f). Bentuk organisasi jalur, fungsional dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan bidang diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.

Sumber : http://yulandari.wordpress.com/2010/10/15/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/
Selengkapnya...

Senin, 26 September 2011

Kelemahan Windows 8 0

Berbeda dengan Os Windows ebelumnya, kali ini Microsoft menghabiskan waktu yang lumayan lama untuk menciptakan sebuah Operating System (OS) terbaru ang kelak menjadi andalan mereka, Windows 8. Windows 8 merupakan proyek OS pertama Microsoft yang menggabungkan platform desktop dan tablet.



para developer yang melihat masih terdapat kekurangan pada OS yang digadang-gadang menjadi andalan Microsoft di masa depan. Untuk itu Microsoft harus mengetahui kelemahan Windows 8 dan segera memperbaikinya agar OS andalan mereka ini bisa terlihat sempurna.

Berikut fitur-fitur baru di Windows 8 yang tidak ada di Windows versi sebelumnya, sekaligus sejumlah kelemahannya menurut developer :


  1.  Metro multitasking. Jika sobat menggunakan aplikasi Metro (untuk tablet) di Windows 8, screen akan menampilkan dua aplikasi secara berjajar. Untuk pemula hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun bagi advanced user, kemampuan Metro dengan multitasking hanya untuk dua aplikasi merupakan kelemahan yang fatal.
  2. Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI. Developer menemukan adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara tile-based Metro UI dan glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal dan sangat membingungkan. Berpindah dari aplikasi Metro dan aplikasi desktop sangat sulit dilakukan. 
  3. Metro. Metro memang bisa bekerja baik di tablet tapi UI tersebut sangat tidak kompatibel jika digunakan pada desktop. Sulit dilakukan untuk sobat yang menggunakan Notebook. Sehingga secara default Windows 8 tidak mungkin bisa melakukan booting ke Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan kill-switch untuk mematikan Metro UI. 
  4. Sulit berpindah antar screen. Tidak adanya fungsi Alt-Tab seperti saat bekerja dengan desktop dan keyboard untuk berganti dari satu app ke app yang lain mungkin merupakan hal yang sangat sulit. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI kita tidak bisa menggunakan pointer atau finder untuk meletakkan screen di sisi kiri dan melakukan drag. Kedengarannya sangat sepele, tapi masalah akan muncul saat kita bekerja dengan banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antar aplikasi. Jika menggerakkan mouse ke arah kiri maka sebuah icon akan pops up. Dan jika tidak tepat maka kita harus klik beberapa kali atau mencoba lagi. 
  5. Tiles. Saat Microsoft memperkenalkan System Tray, fitur tersebut disebut sebagai hal penting sehingga didesain agar user mudah mengaksesnya dan melihat status dari aplikasi tertentu akan sangat cepat dilakukan. Tapi kini dalam Windows 8, System Tray malah akan sangat mengganggu. Di Windows 8, Metro UI desktop akan manjadi System Tray terbaru. Setiap aplikasi akan membutuhkan system tray. Dan semakin banyak aplikasi yang dijalankan, maka system tray akan menggelembung. Meski Microsoft berjanji akan memberikan aplikasi yang ringan dan mudah dijalankan, namun jika menggunakan iTunes untuk streaming dan ada banyak aplikasi lain yang dijalankan, bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi pada tablet kesayangan kita. Crashed!
  6. Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icons. Ukuran tiles terkecil, tampilannya masih terlalu besar. Saat nantinya kita menginstall banyak aplikasi maka screen Metro akan terlihat semrawut.
Sepertinya Microsoft memang harus melakukan perbaikan, melihat banyaknya kelemahan pada OS terbaru mereka, Windows 8.
Selengkapnya...

Masalah Pendidikan di Indonesia 0

Peran Pendidikan dalam Pembangunan


Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia unuk pembangunan. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntutan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bab ini akan mengkaji mengenai permasalahan pokok pendidikan, dan saling keterkaitan antara pokok tersbut, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya dan masalah-masalah aktual beserta cara penanggulangannya.

Apa jadinya bila pembangunan di Indonesia tidak dibarengi dengan pembangunan di bidang pendidikan?. Walaupun pembangunan fisiknya baik, tetapi apa gunanya bila moral bangsa terpuruk. Jika hal tersebut terjadi, bidang ekonomi akan bermasalah, karena tiap orang akan korupsi. Sehingga lambat laun akan datang hari dimana negara dan bangsa ini hancur. Oleh karena itu, untuk pencegahannya, pendidikan harus dijadikan salah satu prioritas dalam pembangunan negeri ini.

Pemerintah dan Solusi Permasalahan Pendidikan


Mengenai masalah pedidikan, perhatian pemerintah kita masih terasa sangat minim. Gambaran ini tercermin dari beragamnya masalah pendidikan yang makin rumit. Kualitas siswa masih rendah, pengajar kurang profesional, biaya pendidikan yang mahal, bahkan aturan UU Pendidikan kacau. Dampak dari pendidikan yang buruk itu, negeri kita kedepannya makin terpuruk. Keterpurukan ini dapat juga akibat dari kecilnya rata-rata alokasi anggaran pendidikan baik di tingkat nasional, propinsi, maupun kota dan kabupaten.

Penyelesaian masalah pendidikan tidak semestinya dilakukan secara terpisah-pisah, tetapi harus ditempuh langkah atau tindakan yang sifatnya menyeluruh. Artinya, kita tidak hanya memperhatikan kepada kenaikkan anggaran saja. Sebab percuma saja, jika kualitas Sumber Daya Manusia dan mutu pendidikan di Indonesia masih rendah. Masalah penyelenggaraan Wajib Belajar Sembilan tahun sejatinya masih menjadi PR besar bagi kita. Kenyataan yang dapat kita lihat bahwa banyak di daerah-daerah pinggiran yang tidak memiliki sarana pendidikan yang memadai. Dengan terbengkalainya program wajib belajar sembilan tahun mengakibatkan anak-anak Indonesia masih banyak yang putus sekolah sebelum mereka menyelesaikan wajib belajar sembilan tahun. Dengan kondisi tersebut, bila tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan, sulit bagi bangsa ini keluar dari masalah-masalah pendidikan yang ada, apalagi bertahan pada kompetisi di era global.

Kondisi ideal dalam bidang pendidikan di Indonesia adalah tiap anak bisa sekolah minimal hingga tingkat SMA tanpa membedakan status karena itulah hak mereka. Namun hal tersebut sangat sulit untuk direalisasikan pada saat ini. Oleh karena itu, setidaknya setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam dunia pendidikan. Jika mencermati permasalahan di atas, terjadi sebuah ketidakadilan antara si kaya dan si miskin. Seolah sekolah hanya milik orang kaya saja sehingga orang yang kekurangan merasa minder untuk bersekolah dan bergaul dengan mereka. Ditambah lagi publikasi dari sekolah mengenai beasiswa sangatlah minim.

Sekolah-sekolah gratis di Indonesia seharusnya memiliki fasilitas yang memadai, staf pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat, dan memiliki sistem administrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit. Akan tetapi, pada kenyataannya, sekolah-sekolah gratis adalah sekolah yang terdapat di daerah terpencil yang kumuh dan segala sesuatunya tidak dapat menunjang bangku persekolahan sehingga timbul pertanyaan ,”Benarkah sekolah tersebut gratis? Kalaupun iya, ya wajar karena sangat memprihatinkan.”

Penyelenggaraan Pendidikan yang Berkualitas


”Pendidikan bermutu itu mahal”. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah.Untuk masuk TK dan SDN saja saat ini dibutuhkan biaya Rp 500.000, — sampai Rp 1.000.000. Bahkan ada yang memungut di atas Rp 1 juta. Masuk SLTP/SLTA bisa mencapai Rp 1 juta sampai Rp 5 juta.

Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Karena itu, Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. Asumsinya, pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. Hasilnya, setelah Komite Sekolah terbentuk, segala pungutan uang kadang berkedok, “sesuai keputusan Komite Sekolah”.

Namun, pada tingkat implementasinya, ia tidak transparan, karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah. Akibatnya, Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah, dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya.
Kondisi ini akan lebih buruk dengan adanya RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP). Berubahnya status pendidikan dari milik publik ke bentuk Badan Hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar. Dengan perubahan status itu pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas. Perguruan Tinggi Negeri pun berubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi favorit.

Privatisasi dan Swastanisasi Sektor Pendidikan


Privatisasi atau semakin melemahnya peran negara dalam sektor pelayanan publik tak lepas dari tekanan utang dan kebijakan untuk memastikan pembayaran utang. Utang luar negeri Indonesia sebesar 35-40 persen dari APBN setiap tahunnya merupakan faktor pendorong privatisasi pendidikan. Akibatnya, sektor yang menyerap pendanaan besar seperti pendidikan menjadi korban. Dana pendidikan terpotong hingga tinggal 8 persen (Kompas, 10/5/2005).

Dalam APBN 2005 hanya 5,82% yang dialokasikan untuk pendidikan. Bandingkan dengan dana untuk membayar hutang yang menguras 25% belanja dalam APBN (www.kau.or.id). Rencana Pemerintah memprivatisasi pendidikan dilegitimasi melalui sejumlah peraturan, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, RUU Badan Hukum Pendidikan, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pendidikan Dasar dan Menengah, dan RPP tentang Wajib Belajar. Penguatan pada privatisasi pendidikan itu, misalnya, terlihat dalam Pasal 53 (1) UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dalam pasal itu disebutkan, penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh Pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan.

Seperti halnya perusahaan, sekolah dibebaskan mencari modal untuk diinvestasikan dalam operasional pendidikan. Koordinator LSM Education Network for Justice (ENJ), Yanti Mukhtar (Republika, 10/5/2005) menilai bahwa dengan privatisasi pendidikan berarti Pemerintah telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. Dengan begitu, nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya penyelenggaraan pendidikan. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggi-tingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu. Akibatnya, akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial, antara yang kaya dan miskin.

Hal senada dituturkan pengamat ekonomi Revrisond Bawsir. Menurut dia, privatisasi pendidikan merupakan agenda kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor lewat Bank Dunia. Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP), pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan. Semua satuan pendidikan kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. Hal ini berlaku untuk seluruh sekolah negeri, dari SD hingga perguruan tinggi.

Bagi masyarakat tertentu, beberapa PTN yang sekarang berubah status menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) itu menjadi momok. Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal, maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. Di Jerman, Perancis, Belanda, dan di beberapa negara berkembang lainnya, banyak perguruan tinggi yang bermutu namun biaya pendidikannya rendah. Bahkan beberapa negara ada yang menggratiskan biaya pendidikan.

Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk cuci tangan.

Sumber :  http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Masalah%20Pendidikan%20di%20Indonesia&nomorurut_artikel=364
Selengkapnya...

Kamis, 24 Maret 2011

Kebudayaan Yang Ada di Benua Amerika 0

Dresden Codex, Manuskrip Tertua Di Benua Amerika Dan Kunci Menuju Harta Karun Emas 8 Ton Suku Masya

Kita selalu takjub dengan petualangan memburu harta karun seperti yang digambarkan dalam film Indiana Jones atau National Treasure.Tetapi bagi Joachim Rittsteig, petualangan yang sesungguhnya baru akan dimulai karena ia mengklaim telah berhasil menemukan sebuah petunjuk yang mengarah kepada lokasi harta karun suku Maya. Ia menemukan petunjuk itu di dalam Dresden Codex yang telah berusia ratusan tahun.Perlu dicatat kalau Joachim bukanlah seorang pengkhayal yang terlalu banyak menonton film petualangan. Ia adalah seorang profesor Emeritus di universitas Dresden yang telah mempelajari kebudayaan suku Maya selama 40 tahun.

Ia juga ahli bahasa suku Maya dan salah satu objek penelitiannya adalah Dresden Codex yang berisi catatan-catatan mengenai kebudayaan suku Maya.Joachim percaya kalau pada Codex itu tersembunyi harta karun berupa emas murni seberat 8 ton. Bukan itu saja, Joachim mengklaim mengetahui lokasi persembunyian harta tersebut, yaitu di dasar danau Izabal."Dresden Codex menunjukkan adanya harta karun besar berupa emas murni seberat 8 ton."

Koran Jerman Bild yang mensponsori ekspedisi ini akan mengirim reporter, fotografer, kamerawan, dan penyelam profesional ke Danau Izabal untuk menemukan emas itu.Dresden Codex atau Codex Dresdensis sendiri adalah satu dari empat dokumen utama yang masih tersisa dari kebudayaan Maya.Dokumen ini pertama kali ditulis oleh para pendeta suku Maya pada tahun 1250 Masehi. Dokumen ini memiliki 74 halaman dengan 74 hieroglyps yang berbeda. Jika direntangkan, panjangnya mencapai 3,56 meter.



Rittsteig mengatakan, "Halaman 52 berbicara tentang Atlan, ibu kota Maya, yang hancur oleh gempa bumi pada tanggal 30 Oktober 666 SM. Di kota ini, suku Maya menyimpan 2.156 emas batangan yang diklaim suku Maya sebagai miliknya."Para ahli percaya kalau dokumen ini adalah dokumen tertua yang pernah ditulis di benua Amerika.Dresden codex ditulis diatas kertas yang terbuat dari batang pohon ara dan ditulis oleh delapan penulis yang memiliki gaya tulisan yang berbeda-beda. Masing-masing dari mereka juga membahas subjek yang berbeda pula.

Ada bahasan mengenai astronomi yang memuat tabel Venus dan Bulan dengan akurasi yang luar biasa. Tabel bulan itu memiliki interval yang berkolerasi dengan gerhana. Sedangkan tabel Venus berkorelasi dengan pergerakan planet itu di angkasa.Di dalamnya juga ada almanak, tabel astrologi, informasi mengenai musim-musim, banjir, penyakit, pengobatan, referensi keagamaan dan saran mengenai waktu bercocok tanam.Selain itu, codex ini jugalah yang dianggap banyak orang telah memprediksikan kehancuran bumi pada tahun 2012 karena pada bagian akhirnya diceritakan mengenai bumi yang tenggelam oleh air yang keluar dari mulut naga.
Pertama kali Codex ini dikenal masyarakat luas adalah pada tahun 1739 ketika Johann Christian Gotze, direktur Royal Library di Dresden, membelinya dari kolektor pribadi di Wina, Austria.Bagaimana awalnya Codex itu bisa berada di Wina tidak diketahui dengan pasti. Namun ada spekulasi yang menyebutkan kalau Codex itu mungkin telah dihadiahkan oleh Hernando Cortes kepada Charles I, Raja Spanyol pada waktu itu.Seperti yang kita ketahui, Hernando Cortes adalah penakluk Spanyol yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah Mexico pada awal abad ke-16, termasuk kerajaan Aztec yang berhasil dilumpuhkannya pada tahun 1521.



Setelah diperoleh oleh Gotze, pada tahun 1744, Codex itu diberikan kepada Royal Library di Dresden yang kemudian memamerkannya untuk pertama kali pada tahun 1848.Pada perang dunia II, codex itu mengalami kerusakan serius akibat pengeboman. Dua belas halamannya rusak dan bagian-bagian lainnya hancur. Namun, usaha restorasi yang terus menerus berhasil memulihkannya sehingga bisa dipelajari hingga kini.Siapa sangka, dokumen yang awalnya hanya dianggap bernilai sejarah ini ternyata mengandung petunjuk mengenai harta karun yang sangat berharga.

"Codex Dresden memiliki petunjuk yang mengarah kepada delapan ton emas murni." Kata Joachim Rittsteig.Dengan disponsori oleh surat kabar Bild dari Jerman, Ia telah menyiapkan sebuah ekspedisi menuju danau Izabal, tempat yang dipercayainya menyimpan harta karun tersebut.Menurut Rittsteig, halaman 52 pada codex tersebut menyebutkan mengenai sebuah kota suku Maya yang bernama Atlan yang hancur oleh gempa bumi pada tanggal 30 Oktober tahun 666 sebelum Masehi. Di kota ini, mereka menyimpan 2.156 batangan emas yang dipermukaannya terukir hukum-hukum suku Maya.

Ketika kota itu hancur oleh gempa, emas-emas itu ikut tenggelam ke dalam danau Izabal yang berada di timur Guetamala.Rittsteig mengklaim telah berhasil menemukan reruntuhan kota Atlan dengan citra radar yang diambil di daerah tersebut.Ia memperkirakan kalau seluruh batangan emas itu bernilai sekitar 290 juta dolar Amerika. Ini jumlah yang sangat besar, bahkan untuk ukuran saat ini. Jika harta ini ditemukan, dipastikan kalau nilai sejarahnya akan jauh lebih berharga dibanding nilai materinya.Selain masalah harta, ada satu hal lagi yang menarik dari perkataan Rittsteig. Kalian mungkin memperhatikan kalau nama kota suku Maya yang hancur oleh gempa bumi tersebut adalah Atlan.

Teringat dengan sesuatu?


Ya, Atlantis yang juga hancur oleh gempa bumi sekitar tahun 10.000 sebelum Masehi. Tentu saja yang membedakan kedua kota itu adalah rentang waktu kehancuran yang sangat jauh, hampir 9.000 tahun.Jika kita tidak bisa menemukan Atlantis yang misterius itu, mungkin kita masih bisa menemukan kota Atlan yang penuh dengan batangan emas. Dan saya kira itu pun akan menjadi sesuatu yang sangat menarik.(ar/km/akd) www.suaramedia.com

GAMBAR - GAMBAR DRESDEN CODEX

Dresden Codex 2
Dresden Codex 3
Dresden Codex 4
Dresden Codex 15 - 16
Dresden Codex 35-b
Dresden Codex 47 - 60
Dresden Codex 9 c
Dresden Codex 27

Selengkapnya...

Kebudayaan Yang Ada di Benua Afrika 0

Kebudayaan Benua Afrika

I.  Kondisi Umum Benua Afrika.
Benua Afrika adalah benua terbesar ketiga setelah Asia dan Amerika. Berdasarkan kepadatan penduduknya, benua Afrika menempati urutan ketiga setelah Asia dan Eropa. Benua Afrika juga disebut dengan julukan Benua Hitam, karena mayoritas penduduknya berkulit hitam.

A.    Luas Wilayah Benua Afrika.
Luas benua Afrika kurang lebih 30.295.000 km2.

B.    Letak Astronomis Benua Afrika.
Benua Afrika terletak antara 380 LU-350 LS dan 170 BB-510 BT.

C.     Letak Geografis Benua Afrika.
Menurut letak geografisnya benua Afrika terletak antara Samudera Hindia dan Samudera Atlantik.

D.     Batas-batas wilayah Benua Afrika.
Batas-batas benua Afrika adalah sebagai berikut:
1.    Utara : Laut Tengah.
2.    Timur : Laut Merah dan Samudera Hindia.
3.    Selatan : Samudera Hindia dan Samudera Atlantik.
4.    Barat : Samudera Atlantik.

E.    Bentang Alam Benua Afrika.
Daerah Afrika terdiri dari Pegunungan tinggi, Gurun, Lembah, dan daerah depresi. Pegunungan di selatan dan timur, lebih tinggi dari pegunungan yang ada di utara dan barat. Gunung tertinggi adalah G. Kilimanjaro (6.010 m) yang terletak di Tanzania. Di Afrika utara terdapat gurun Sahara, yang merupakan gurun terluas di bumi. Sungai yang terdapat di Afrika antara lain adalah sungai Nil, yang merupakan sungai terpanjang di bumi (6.690 km). Di Afrika terdapat beberapa danau yang besar antara lain danau Victoria, danau Tanganyika, dan danau Malawi.

F.    Iklim di Benua Afrika.
Secara umum iklim di Afrika dapat dibagi menjadi beberapa wilayah:
1.    Daerah beriklim tropis. Meliputi Afrika tengah dekat Khatulistiwa.
2.    Daerah beriklim Sub Tropis. Ada di ujung utara dan selatan Afrika.
3.    Daerah beriklim darat atau gurun. Ada di Afrika utara bagian tengah.

G.     Flora dan Fauna.
Tumbuhan-tumbuhan di Afrika dapat dikelompokan menjadi tumbuhan dataran tinggi, hutan hujan tropis, dan padang rumput. Beberapa tumbuhan khas Afrika antara lain Papirus, Akasia, dan Kurma. jenis hewan yang ada di Afrika antara lain gajah, kera ekor panjang, zebra, burung kaswari, dan sebagainya.

H.    Keadaan Penduduk di Benua Afrika.
Pada tahun 1998, penduduk Afrika berjumlah kurang lebih 763.000.000 jiwa. Mayoritas penduduk Afrika adalah bangsa Negro. Bangsa Negro di Afrika dapat dikelompokan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan, yang kulitnya lebih gelap dan Negro Bantu, yang kulitnya lebih terang dari Negro Sudan. Bahasa pemersatu di Benua Afrika adalah bahasa Swahili, sedangkan bahasa lain yang persebarannya lebih luas adalah bahasa Arab.

I.    Kegiatan Ekonomi Penduduk di Benua Afrika.
Kegiatan ekonomi di Afrika antara lain adalah pertanian, pertambangan, dan  perindustrian.

Beberapa Negara di Kawasan Benua Afrika.

J.    Mesir.
Negara Mesir disebut juga Arab Republic Of Egypt. Mesir termasuk dalam wilayah Afrika Utara, dengan ibukotanya Kairo.

1.    Luas wilayah : 1.100.449 km2.
2.    Letak astronomis : 220 LU-310 LU dan 250 BT-360 BT.
3.    Letak geografis : di benua Afrika bagian utara, antara laut tengah dan laut merah.
4.    Batas-batas : utara adalah Laut Tengah. Timur adalah Laut Merah. Selatan adalah Sudan. Barat adalah Libya.
5.    Bentang alam : Keadaan alam Mesir dapat dibagi menjadi 4 bagian.
a.    Gurun Libya atau gurun Barat.
b.    Lembah dan delta sungai Nil.
c.    Gurun Arab.
d.    Semenanjung Sinai.
6.    Iklim : Sub Tropis pada bagian utara, dan gurun pada bagian tengah.
7.    Keadaan penduduk : Pada tahun 1998, jumlah penduduk Mesir 65.500.000 jiwa. Kepadatan penduduk 59 Jiwa per km2. Angka pertumbuhannya 2,4% per tahun. Sebagian besar penduduk Mesir tinggal di lembah sungai Nil dan kota-kota seperti Kairo, Iskandariah, dan Giza. Bangsa Mesir terdiri dari bangsa Arab, Nubia, dan Hamid. Bangsa aslinya adalah bangsa Kopta.
8.    Bentuk pemerintahan : Republik Arab Mesir yang dipimpin oleh seorang Presiden.
9.    Bahasa : Bahasa Arab, bahasa lainnya adalah bahasa Inggris.
10.    Agama : Mayoritas Islam, sisanya Kristen.
11.    Kegiatan ekonomi : pertanian, perkebunan, peternakan, pertambangan, perindustrian, dan perdagangan.
12.    Kebudayaan : Kebudayaan Mesir dikenal tinggi sejak jaman purba, peninggalannya antara lain Piramida, Sphink, Obelix,dan  Helio Grif.
13.    Kerjasama Mesir dengan Indonesia : Kerjasamanya antara lain.
a.    Bidang politik. Bentuk kerjasamanya antara lain.
-    Indonesia dengan Mesir telah lama menjalin hubungan Diplomatik.
-    Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, dan banyak membantu dalam perang kemerdekaan.
-    Keduanya menjadi pemprakarsa terbentuknya Gerakan Non Blok.
-    Mesir ikut hadir dalam KAA di Bandung.


b.    Bidang ekonomi. Keduanya menjalin hubungan dagang.
-    Eksport Indonesia antara lain teh, kayu lapis, ban, sepatu, kertas, dan sarung batik.
-    Import Indonesia antara lain kapas, benang tenun, pupuk, bumbu masak, aluminium, baja, bahan kimia, alkohol, dan plastik.
c.    Bidang sosial budaya. Banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir, yaitu Universitas Al-Azhar di Kairo.

K.    Republik Demokrasi Kongo.
Republik Demokrasi Kongo, dahulu dikenal dengan nama Zaire. Negara ini terletak di Afrika tengah yang tepat berada di jantung Benua Afrika. Dahulunya negara ini di jajah oleh Belgia. Setelah merdeka pada tahun 1960, negara ini bernama Republik Demokrasi Kongo yang beribukota di Kinshasa.

1.    Luas wilayah : 2.345.909 km2.
2.    Letak astronomis : 50 LU-120 LS dan 110 BT-310 BT.
3.    Letak geografis : Terletak di bagian tengah benua Afrika.
4.    Batas-batas : utara adalah Republik Afrika Tengah dan Sudan. Timur adalah Uganda, Ruwanda, Tanzania, dan Burundi. Selatan adalah Angola dan Zambia. Barat adalah Angola dan Samudera Atlantik.
5.    Bentang alam : Republik Demokrasi Kongo berada di aliran sungai Zaire dan anak sungainya (4.666 m) yang mempunyai banyak air terjun yang sangat baik untuk PLTA. Proyek PLTA yang berada di dekat Kinshasa adalah PLTA terbesar di Bumi. Di sebelah barat adalah daerah pantai sempit yang di apit oleh Angola dan Republik Kongo. Di sebelah timur ada beberapa danau seperti D. Tanganyika, D. Kifu, dan D. Albert. Di antara D. Edward dan D. Albert terdapat G. Rowenzori (5.120 m). Jenis tumbuhannya adalah hutan hujan tropis yang semakin ke selatan menjadi Sabana.
6.    Iklim : Tropis.
7.    Keadaan Penduduk : Pada tahun 1998, jumlah penduduknya 49.000.000 Jiwa. Pertumbuhan penduduknya 3,2%, dan kepadatannya 17 jiwa/km2. Sebagian besar penduduknya terdiri dari suku Bantu 40%, dan sisanya adalah suku Luba, Mongo, Kongo,DLL. Suku aslinya adalah suku Pygmy.
8.    Bentuk pemerintahaan : Republik, yang dipimpin oleh seorang Presiden sebagai kepala Negara dan pemerintahan.
9.    Bahasa : Perancis (resmi) dan Bahasa Bantu.
10.    Agama :Katholik, Protestan, Islam, dan Animisme.
11.    Kegiatan ekonomi : pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan perindustrian.
12.    Kebudayaan : Kebudayaan Rep. Demokrasi Kongo masih tertinggal daripada negara-negara di Afrika utara, untuk itu pemerintah mengusahakan gerakan wajib belajar untuk rakyatnya.
13.    Bentuk kerjasama Rep. Demokrasi Kongo dengan Indonesia :
a.    Kedua Negara telah lama menjalin hubungan diplomatik.
b.    Indonesia telah banyak membantu Rep. Demokrasi Kongo dalam pada awal kemerdekaannya.
c.    Melalui PBB Indonesia mengirimkan pasukan Garuda II dan III, untuk menertibkan keamanan semasa perang saudara.
d.    Kedua negara bekerjasama dalam forum GNB.
e.    Keduanya saling mengadakan kunjungan antar kepala negara.

L.    Kenya.
Nama Kenya berasal dari gunung yang paling tinggi dan terkenal di Kenya, yakni G. Kenya (5.216 m). G. Kenya merupakan gunung tertinggi ke-II setelah G. Kilimanjaro. Ibukota Kenya adalah Nairobi.

1.    Luas wilayah : 582.644KM2.
2.    Letak astronomis : 50 LU-50 LS dan 340 BT-450 BT.
3.    Letak geografis : di Afrika timur dan di Pantai timur Afrika.
4.    Batas-batas : Utara adalah Etiopia dan Sudan, Timur adalah Rep. Somalia dan Samudera Hindia, Selatan adalah Tanzania, dan Barat adalah Uganda.
5.    Bentang alam : Dapat dibagi menjadi empat.
a.    Sabuk pesisir. Merupakan pantai pasir putih.
b.    Tanah tinggi. Yang terletak di barat daya Kenya.
c.    Lembah celah besar. Di sini terdapat banyak danau.
d.    Belukar. Yang berada sejauh 32 km dari pantai yang membentang ke utara dan barat. Yang biasanya digunakan untuk suaka margasatwa.

Sungai utama di Kenya adalah Sungai Tana dan Atik yang mengalir ke timur menuju Samudera Hindia. Vegetasi pada daerah pantai adalah hutan hujan tropis, dan sabana pada daerah pedalaman yang sedikit curah hujan. Jenis faunanya antara lain Gajah, Kuda nil, dll.
6.    Iklim : Pada umumnya adalah Tropis.
7.    Keadaan penduduk : Pada tahun 1998, jumlah penduduknya 28.300.000 jiwa. Pertumbuhan penduduknya 3,7% dan kepadatannya adalah 48 jiwa/km2. Sebagian besar adalah orang Negro, yaitu suku bangsa Kikuyu dan Bantu. Penyebaran penduduknya tidak merata, yang paling padat adalah kota Nairobi dan Mombasa.
8.    Bentuk pemerintahan : Republik, yang dipimpin oleh seorang Presiden.
9.    Bahasa : Swahili (resmi), yang lainnya adalah bahasa Inggris.
10.    Agama : Agama tradisional, Islam, dan Kristen.
11.    Kegiatan ekonomi : pertanian, peternakan, pertambangan, dan perindustrian.
12.    Kebudayaan : Kebudayaan Kenya masih jauh tertinggal dengan negara-negara di Afrika utara dan barat. Untuk mengatasinya, pemerintah mengembangkan sektor pendidikan dengan menerapkan wajib belajar.
13.    Bentuk kerjasama Kenya dengan Indonesia :
a.    Keduanya menjalin hubungan diplomatik.
b.    Kedua kepala negara saling mengadakan kunjungan untuk menjalin kerjasama di berbagai bidang.
c.    Keduanya bekerjasama dalam forum GNB.

M.    Nigeria.
Nama resmi Nigeria adalah Federal Republic Of Nigeria. Nigeria merupakan negara terbesar di pantai Afrika Barat. Nigeria beribukota di Lagos.

1.    Luas wilayah : 923.768.000KM2.
2.    Letak astronomis : 40 LU-120 LU dan 30 BT-150 BT.
3.    Letak geografis : Terletak di wilayah Afrika Barat.
4.    Batas-batas : Utara adalah Niger, Timur adalah Kamerun dan Chad, Selatan adalah Teluk Guinea, dan Barat adalah Benin.
5.    Bentang alam : Nigeria terbentang dari Rep. Niger di sebelah utara dan sampai ujung timur Teluk Guinea. Nigeria mempunyai garis pantai yang panjang dari Benin sampai Kamerun. Di Nigeria terdapat dua Teluk besar yaitu Teluk Benin dan Teluk Boni yang merupakan bagian dari Teluk Guinea. Di sekitar pantai daerahnya ditutupi rawa bakau. Di bagian utara merupakan dataran rendah yang tidak berpohon. Dataran yang agak tinggi terdapat di Nigeria bagian tengah dan timur. Puncak tertinggi terdapat di Nigeria bagian timur yaitu G. Pogel (2.042 m).
6.    Iklim : Tropis.
7.    Keadaan Penduduk : Pada tahun 1998, jumlah penduduknya 121.800.000 jiwa. Pertumbuhannya 2,8% per tahun, dan kepadatannya adalah 132 jiwa/km2. Penduduk Nigeria terdiri dari berbagai suku diantaranya adalah suku Yoruba, Housa, Ibo, dan Pulani.
8.    Bentuk Pemerintahan : Republik Federal, yang dipimpin oleh seorang Presiden.
9.    Bahasa : Inggris (resmi).
10.    Agama : Islam, Protestan, Katholik, Ajaran Tradisional, dll.
11.    Kegiatan Ekonomi : pertanian, pertambangan, dan perindustrian.
12.    Kebudayaan : Peradaban besar sudah ada di Nigeria sejah 500 tahun sebelum masehi. Yaitu dengan ditemukannya artevak patung-patung terrarosa, uang logam, dan perkakas tanah liat.
13.    Bentuk kerjasama Nigeria dengan Indonesia :
a.    Keduanya bekerjasama dalam bidang diplomatik.
b.    Keduanya sama-sama menjadi anggota OPEC.
c.    Keduanya bekerjasama dalam GNB.

N.    Malagasi (Madagaskar).
Malagasi terletak di lepas pantai Afrika Tenggara. Wilayahnya berupa sebuah pulau besar yang merupakan pulau terbesar ke-IV di bumi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Dahulu negara ini bernama Madagaskar. Malagasi beribukota di Antana Na Rivo.
1.    Luas wilayah : 595.700KM2.
2.    Letak astronomis : 120 LS-260 LS dan 430 BT-500 BT.
3.    Letak geografis : Lepas pantai tenggara Afrika di samudera Hindia yang di pisahkan oleh selat Mozambik.
4.    Batas-batas : Di sebelah Utara, Timur, dan Selatan adalah Samudera Hindia. Barat adalah Selat Mozambik.
5.    Bentang alam : Daerah barat laut Malagasi merupakan daerah pertanian yang paling subur, karena tanahnya merupakan endapan sungai besar. Daerah utara merupakan daerah pegunungan tinggi. Daerah pesisir timur merupakan hutan belantara. Daerah tengah merupakan daerah Plato. Daerah selatan merupakan daerah setengah gurun. Bagian barat merupakan daerah lereng yang semakin melandai di dekat laut.
6.    Iklim : Tropis yang panas serta kering.
7.    Keadaan penduduk : Pada tahun 1998, jumlah penduduknya 14.000.000 jiwa. Pertumbuhan penduduknya sebesar 3,0% per tahun. Penduduk Malagasi terdiri dari berbagai macam suku, yang terbesar adalah suku Merina.
8.    Bentuk pemerintahan : Republik, yang dipimpin oleh seorang Presiden. Nama resminya adalah Republik Demokrasi Malagasi.
9.    Bahasa : Perancis (resmi), dan Malagasi.
10.    Agama : Mayoritas Kristen, Katholik Roma, Protestan, dan Islam.
11.    Kegiatan ekonomi : pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pertambangan, dan perindustrian.
12.    Kebudayaan : Masyarakat Malagasi merupakan terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Budaya Malagasi memiliki persamaan dengan budaya di Indonesia. Bahasa yang digunakan masih serumpun oleh bahasa Indonesia. Rumpun bahasanya adalah rumpun bahasa Astronesia. Ini disebabkan oleh perkiraan yang mengatakan bahwa lebih kurang 2000 tahun yang lalu orang dari kepulauan Pasifik selatan bermigrasi ke Malagasi.
13.    Bentuk kerjasama Malagasi dengan Indonesia :
a.    Bekerjasama dalam forum GNB.
b.    Keduanya ikut serta dalam PBB.

O.    Republik Afrika Selatan.
Afrika Selatan terletak di bagian selatan benua Afrika yang sering disebut Tanjung Harapan. Ibukota Afrika Selatan adalah Pretoria.
1.    Luas wilayah : 1.134.100KM2.
2.    Letak astronomis : 230 LS-350 LS dan 180 BT-330 BT.
3.    Letak geografis : Ujung selatan Benua Afrika yang diapit oleh Samudera Atlantik dan Samudera Hindia.
4.    Batas-batas : Utara adalah Namibia, Botswana, dan Zimbawe. Timur adalah Mozambik, Swezelan, dan Samudera Hindia. Seletan adalah Samudera Hindia. Barat adalah Samudera Atlantik.
5.    Bentang alam : secara umum dapat dibagi tiga.
a.    Dataran tinggi. Merupakan bagian mayoritas.
b.    Tebing besar. Merupakan pemisah dataran tinggi dan pesisir. Titik tertinggi terdapat di Gunung Tabana Nagyana (3.482 m).
c.    Kawasan Pesisir. Sepanjang pantai barat berupa gurun tetapi sepanjang pantai timur laut berupa daratan rendah yang luas.
6.    Sungai utamanya adalah Sungai Oranye dan Limpopo.
7.    Iklim : Secara umum beriklim sub tropis.
8.    Keadaan penduduk : Pada tahun 2001, penduduknya berjumlah 43.600.000 jiwa. Pertumbuhan penduduknya 1,2% per tahun, dan kepadatan penduduknya 38 jiwa perkm2. Penduduknya Mayoritas orang berkulit hitam yang terdiri dari orang Negro Bantu, Hotentot, dll. Sementara orang kulit putih hanya 21% yang terdiri dari orang Inggris, Belanda, Jerman, dan Perancis.
9.    Bentuk pemerintahan : Republik, yang dipimpin oleh seorang Presiden. Nama resminya adalah Republic Of South Africa.
10.    Bahasa : Africans, Inggris, dan Bantu.
11.    Agama : Mayoritas Kristen, Islam, Hindu, dan agama kepercayaan setempat.
12.    Kegiatan ekonomi : pertanian, peternakan, pertambangan, perdagangan, dan perindustrian.
13.    Kebudayaan : Kebudayaan orang pribumi Rep. Afrika Selatan, masih tertinggal jauh dalam segala hal. Ini terbukti dengan masih banyaknya penduduk pribumi yang buta Aksara. Ini disebabkan karena adanya politik Apartheid. Politik ini dihapus pada tahun 1994 setelah Nelson Mandela menjadi Presiden orang kulit hitam pertama di Afrika Selatan.
14.    Bentuk kerjasama Rep. Afrika Selatan dengan Indonesia :
a.    Kedua negara sudah lama menjalin hubungan diplomatik.
b.    Kedua kepala negara saling mengadakan kunjungan untuk mengadakan kerjasama di segala bidang.
c.    Saling tukar menukar kebudayaan antar kedua negara.
d.    Kedua negara aktif dalam gerakan GNB.
e.    Hubungan ekonomi sedang dirintis.
Selengkapnya...

Kebudayaan Yang Ada di Benua Asia 0

Batik Lasem; Campuran Budaya Cina dan Jawa


nyantingSecara umum Batik di tanah jawa di bagi menjadi dua golongan besar yaitu batik dari pesisiran salah satunya adalah batik Lasem, Cirebon, Tuban dan sebagainya. Batik pesisiran dipengaruhi oleh budaya asing 
hal ini disebabkan karena banyaknya orang asing yang singgah dipelabuhan. Golongan yang ke dua adalah batik dari kerajaan contohnya adalah batik Solo, Jogja, Banyumas dan sebagainya. Batik ini tidak mendapat pengaruh dari asing, demikian menurut Sigit Wicaksono salah seorang pengusaha dan pengamat batik Lasem.
Menurutnya, kebudayaan Cina paling banyak berpengaruh pada Batik Lasem. Sebagai contoh motif yang dipengaruhi oleh kebudayaan cina adalah motif yang menggunakan gambar burung hong dan pokok – pokok pohon bambu. Menurut kepercayaan Cina pohon bambu melambangkan kerukunan keluarga yang kuat.
Selain itu beliau menjelaskan Batik Lasem mempunyai 2 (dua) corak khas yaitu : Latohan dan watu pecah. Motif Latohan terinspirasi dari tanaman latoh (sejenis rumput laut) yang menjadi makanan khas masyarakat lasem sedangkan motif watu pecah menggambarkan kejengkelan masyarakat Lasem sewaktu pembuatan jalan Daendeles yang memakan banyak korban.

Hal senada juga diungkapkan oleh ibu H. Umy Jazilah Salim selaku ketua Dekranasda Rembang. Beliau mengatakan motif batik lasem banyak dipengaruhi oleh motif kebudayaan cina dengan motif – motif burung hong, naga dan lain – lain.
Melestarikan Batik
Beliau juga mengatakan untuk melestarikan Batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia seperti yang ditetapkan oleh UNESCO 2 Oktober 2009, seluruh karyawan Pemkab Rembang diwajibkan menggunakan pakaian Batik setiap hari kamis dan jum’at. Hal lain untuk mempromosikan batik adalah dengan mendirikan showroom batik dan showroom dekranasda. Beliau mengharapkan dengan berdirinya showroom – showroom ini dapat membantu pengrajin batik untuk memamerkan produknya. Selain itu Kerajinan Seni Batik juga dimasukkan dalam kurikulum mulok (muatan lokal) SLTA yang berpusat di showroom batik Lasem.
Sedangkan menurut Kepala Dinas Indakop dan UMKM Bapak Drs H Waluyo MM, pihaknya akan terus mengupayakan untuk melestarikan Batik Lasem. Deprindakop dan UMKM bekerjasama dengan dekranasda memfasilitasi para pengrajin untuk mengikuti event – event batik nasional, seperti event yang diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia (YBI) belum lama ini dan pameran yang diselenggarakan oleh UNESCO awal bulan Oktober. Waluyo juga menjelaskan pihaknya akan mengadakan pameran batik lasem setiap beberapa tahun sekali di kota – kota besar Indonesia seperti Semarang, Jakarta atau diluar jawa bahkan bila memungkinkan mengikuti eksibisi diluar negeri seperti singapura. Selain itu beliau juga mengusulkan kepada Bupati Rembang melalui Sekda Rembang untuk mendirikan museum batik lasem supaya semua kegiatan batik di Lasem dan sekitarnya dapat didokumentasikan dengan baik dan sekaligus menjaga agar kultur batik Lasem tidak lepas dari generasi ke generasi.
Selengkapnya...

Template by : kendhin x-template.blogspot.com